Kamis, 18 November 2021

The story began : Me, married a Romanian man

 Finally...tiba juga untuk cerita that I'm married..with a Romanian man...


Yes, my husband is a Romanian. Aku akan cerita singkat aja awal mula ketemu sama suami. Kami ketemu pertengahan 2019, cukup intens berkomunikasi then merasa sama-sama nyaman, yang akhirnya kami memutuskan untuk menikah. Lumayan banyak drama sih diawal hubungan apalagi pandemi Covid19 melanda hhmmm aku rasa kalian semua pasti tau rasanya gimana... Aku turut berduka untuk kalian yang kehilangan orang tercinta karna virus ini. Semoga ke depannya kita semua, seluruh dunia menjadi lebih sehat yaa..aamiin..


Well like I said, lumayan banyak drama dalam hubungan kami, tapi diawal aja sih..hoho then we got married! BTW, suami aku is a Romanian but he lives in France. dan aku? jelas aku adalah WNI yang berdomisili di Bekasi (kabupaten lebih tepatnya) so yang area Kabupaten Bekasi sekitarnya, boleh lah merapat dikit di sini hehe..


 Aku akan post dalam beberapa postingan gimana proses ini itunya sampai kami kembali ke negara masing-masing dan proses sampai aku nyusul dia ke Perancis, seperti yang kalian baca di postingan sebelumnya, kalau kami menikah di negara ke-3.  Agak panjang dan mungkin akan super panjang, jadi gpp yaa kalo aku post dalam beberapa part. Nah, di postingan kali ini aku akan cerita (ga begitu detail) kenapa kami menikah di Istanbul, Turki. Selain dikarenakan pandemi Covid19, alasan kami yang cukup kuat adalah karna dia (suamiku) ga punya cukup cuti untuk bisa datang ke Indonesia. Eiitsss...entar dulu, dia bukan berarti ga mau datang ke Indonesia yaa kala itu...dia mau, udah punya visa malah tapi apa mau dikata, akhir Desember 2020 kan Indonesia tutup border lagi... ðŸ˜­ðŸ˜­


Yup, segitu aja sepenggal cerita awal mula hubungan aku sama suami, sampai akhirnya kami menikah di Istanbul, Turki..

See you next chapterrrrrr...



PEACE, LOVE and KEEP WRITING


Rachmi N.A.S









Selasa, 09 November 2021

GOT MARRIED, FINALLY!

Hi..it's me..been 2 years since the latest post 🤣🤣

2021, yup...and I got married ~~ wahooo..alhamdulillah yaa

Well..di sini diriku mau bercerita pengalamanku mengurus semua perdokumenan untuk nikah sama si babang C hehe
Nanti bakalan aku post di postingan berbeda ya..
FYI, aku sama si babang C, kami menikah di negara ke-3, yaitu Turki. Apasih negara ke-3 tuh?? Well..yang diriku paham adalah negara dimana kita (ya, kamu dan aku) bukan warga negaranya dan/atau tidak memiliki izin tinggal/permit stay/residence permit di negara tersebut, ya sebut saja kita turis terus numpang nikah di sana, iyaaaa...cuma numpang nikaaahhhh..hoho.. Kenapa harus nikah di negara ke-3? WHY?? Karna pandemi shaaayyy...waiting for more than 1 year to meet and to get married, beuhhh menguras emosi sekali yaa..banyak drama!

Di sini aku mau sedikit kasih saran, untuk kalian yang berniat menikah di negara ke-3, pastikan kalian dapat info yang super lengkap terkait prosedur pernikahan dari negara calon kalian, pastikan juga kalian berdua punya cukup waktu (ini penting, selain cukup biaya juga 😉).
Aku akan bahas di next post hehehee postingan sekarang untuk prolog aja..seperti biasa ;))

BTW seru juga yaaa flashing back lagi tulisan jaman remaja! wkwkwkw I was so amazed bercampur malu dan ngakak sendiri...

Okay then see you next post yaaaa...will update soon! Stay healthy dan safe..




PEACE, LOVE and KEEP WRITING!

xoxo

Rachmi N.A.S




re-type

ini sebenernya udah lupa banget kalo gue punya blog, semalem lagi ngobrol ama someone (ciyeeee someone...LOL) terus dia nunjukin ini blog ke gue (ternyata blog gue dibaca" ama diaaa #terharu)
walhasil ngakak sendiri gue..ya Allah, ga nyangka gue lebay banget duluuu... (sekarang?? masih deh kyknya dan kalo beberapa post ga diapus, mungkin makin ketauan lebay-nya gue kyk gimanaaaaa #tutupmuka #ngakaksendiri

oke, iseng punya cerita jam segini masih seger (sambil nunggu saur sihh) keingetan ama notes yg ditulis pas jaman ya gitu dehhh jaman gituan, 2014an boooo...wkwkwkwk
langsung ajaaaaahhh, check this one out~~~~ ini copas aja sihh, ga tau kenapa kyknya seru aja ngreview balik notes yang satu ini..huahahahaaaaaa

Perbedaan yang membuatku nyata.
Nyata akan sebuah rasa.

Terkadang perbedaan yang ada bukanlah hal yang mudah untuk dijadikan sebuah jalan menuju kebersamaan.

Tapi tidak untuk sebagian orang.
Semuanya tergantung dari diri sendiri.
Dan yang pastinya takdir Tuhan.

Pada ujung usia ke-22 ku, diam adalah jalan yang salah untuk menyelesaikan masalah.
Mungkin berlari?
Setidaknya nanti akan merasa lelah dan mungkin akan menyerah.
Ya, menyerah...

Pada ujung usia ke-22 ku, aku menemukan kebahagiaanku.
Ayah..
Ibu..
Sebuah keluarga.

Pada ujung usia ke-22 ku, aku mendapatkan pengkhianatan.
Sakit hati.
Kesendirian.
Dan cinta.

Pada ujung usia ke-22 ku, aku menemukan Tuhanku kembali.
Surga...
Neraka...
Dan namaku Rachmi Nur Arfah Syahidah.


waktu nulis notes ini ada kejadian seru sihh, ada juga kejadian sedihnya..but over all semuanya ada hikmahnya (ga perlu dijabarin juga..kepanjangan nanti) terus beberapa kejadian itu berhasil make up my mind..
wait, make up mind?? iyalaaaahhhh...emangnya muka aja yang bisa dipermak..ehh salah dehh make up (sama aja sihh sebenernya..huahhaa) 
berasa sihh berasa..ahahhaa (berasa ngantuknya sekarang pas lagi ngetik ini..)
dulu ada orang bijak pernah bilang gini ke gue 

Karena kehidupan adalah peraduanmu nanti

yayayayaa...jadiiii udah ngertikan?? masih belom ngerti?? samaaaa...dan gue makin ngaco ngetiknya, udah ga sinkron..
tapi emang harus sinkron ya?? (nah lho, mulai kan...)
ga sinkronnya kenapa??
karena ada yang hilang saat senja datang...hihihihihi (beneran mulai ngaco)

oke, better stop disini dulu, to be continued aja dehh yaa...

BHAAAAAAAYYYYYYYY!!!


PEACE, LOVE and KEEP WRITING


Rachmi Nur Arfah Syahidah Dj



(draft post since 2013)



Dia -chapter IV : Worrying Does Not Take Away Tomorrow's Troubles, It Takes Away Today's Peace of Mind-

My main focus now is to keep PEACE OF MIND...
Terkadang lelah, hati terlalu sering bergulat dengan logika.
Seperti hujan sore ini. Terlalu deras. Terasa sakit mengenai diri. Apa yang akan terjadi setelahnya? Sudahlah, aku sudah cukup menata semua yang diporakporandakan. Aku akan menikmatinya bersama kopi. Seperti sebelumnya, bersama kopi.





























PEACE, LOVE and KEEP WRITING!
Rachmi Nur 'Arfah Syahidah

Dia -chapter V : Old But Gold-

Tua..
Menua..